Selasa, 10 Januari 2012

MENGGUNAKAN INTERNET SECARA CERDAS

14 Tips Menggunakan Internet Secara Cerdas

Beberapa hari terakhir ini, isu internet dengan jejaring sosial-nya menyeruak ke permukaan. Beberapa remaja putri dikabarkan hilang dan diculik setelah bertemu dengan teman barunya melalui situs jejaring sosial. Begitu merusakkah internet? Tentu tidak.
Internet adalah sebuah alat, yang tergantung bagaimana dan untuk apa kita menggunakan alat itu. Berikut tips bagaimana menggunakan internet secara cerdas sehingga bermanfaat bagi kehidupan.
Berikut ini 14 Tips Berinternet Secara Cerdas:
  1. Internet adalah gudang ilmu, gunakan semaksimal mungkin untuk mencari informasi yang menunjang pelajaran, kuliah, penelitian, pekerjaan dan hal-hal yang mencerdaskan lainnya.
  2. Jangan mengumbar atau memberikan data diri Anda dengan mudah di Internet, sebab data diri Anda bisa saja disalahgunakan pihak lain.
  3. Internet bersifat anonimous, mengaku perempuan tapi lelaki, bernama X tapi ternyata Y, tinggal di kota A tapi sesungguhnya di B, sehingga jangan percaya begitu saja akan informasi yang disampaikan.
  4. Jejaring sosial seperti Facebook, Friendster, Twitter, My Space dan sebagainya baik untuk mempererat tali silaturahmi, berdiskusi akan banyak hal, tapi gunakanlah secara bijak, atur waktu mengakses agar tetap produktif dan jangan sembarangan menerima ajakan ”kopi darat”/bertemu dengan orang yang belum dikenal.
  5. Internet mempermudah transaksi bisnis, perbankan maupun jual-beli barang, untuk itu gunakan transaksi dengan tingkat security yang aman, berhati-hati dengan nomor kartu kredit, PIN e-banking, sebab penjahat internet siap mengintai setiap saat.
  6. Bagi orang tua, dampingi putra-putri saat mengakses internet dan berikan penjelasan serta batasan apa saja yang boleh diakses.
  7. Untuk membatasi putra-putri yang di bawah umur mengakses situs pornografi.pornoaksi, gunakan program-program filter (seperti netnanny, K9 web protection) di komputer sehingga akses internet dapat terbatasi untuk situs-situs yang aman saja.
  8. Saat ini, koneksi internet Indonesia yang terhubung ke luar negeri memerlukan kapasitas lebar pita yang besar, untuk itu utamakan membuat dan mengakses konten-konten lokal dan tidak mendownload file-file yang tidak perlu dari situs di luar negeri.
  9. Selalu log out setelah Anda log in suatu aplikasi maupun transaksi apapun. Keadaan tetap log in beresiko jika ada pihak lain yang kemudian melanjutkan aplikasi maupun transaksi terutama untuk akses internt di tempat umum seperti Warnet.
  10. Bahasa tulis berbeda dengan bahas lisan, sehingga gunakanlah tata bahasa yang baik dan tidak menimbulkan salah pengertian pihak lain. Kalaupun dirasa ada yang tidak pas dengan bahasa yang tertulis, pemakluman diperlukan mengingat tingkat pendidikan dan pengalaman yang berbeda ataupun kesulitan dalam menerjemahkan bahasa lisan ke tulisan, apalagi internet terutama dengan booming jejaring sosial, masih merupakan ”mainan’ baru bagi kita semua.
  11. Internet bukan wilayah bebas tanpa hukum, dimana kejahatan yang dilakukan secara off line (tradisional) kemudian beralih dengan memanfaatkan teknologi informasi (online) kini juga dapat diproses secara hukum. Penjahat cyber seperti cracker, carder, pencuri data/informasi elektronik kini juga dapat dijerat secara hukum. Begitu juga bagi pihak-pihak yang melakukan penipuan, pemerasan, atau penghinaan/pencemaran nama baik secara online.
  12. Perhatikan soal hak cipta saat menyalin (copy-paste) maupun menyebarkan tulisan, gambar atau video dari pihak/situs lain agar tidak ada tuntutan dikemudian hari.
  13. Tidak memproduksi maupun menyebarkan spam, virus, HOAX, termasuk juga gambar/foto pornoaksi dan pornografi, terutama pornografi anak.
  14. Karena akses internet berbiaya, terutama yang menggunakan waktu (seperti dial up ataupun di warnet-warnet) maupun volume, maka gunakan internet seperlunya agar biaya tidak membengkak. Kalaupun bersifat unlimited, tetap matikan akses jika sudah tidak dipakai agar jika ada pengguna lain yang ingin menggunakan, mendapatkan kualitas layanan yang seperti diharapkan.

Senin, 09 Januari 2012

KEGUNAAN BLOG

  1. Blog sebagai strategi marketing – blog eksternal digunakan sebagai marketing channel dan PR. Sedangkan blog internal digunakan untuk manajemen proyek dan knowledge sharing. Blog memang (for the time being) tidak akan menggantikan channel tradisional seperti TV, Koran, Print Ad, dll akan tetapi blog melengkapi channel-channel tersebut. Pertimbangkan blog sebagai metode yang cost-efficient untuk melengkapi channel tersebut, walau belum tentu effective menghasilkan revenue secara langsung.
  2. Thought leadership – pada intinya adalah seorang leader yang cerdas dan pandai tentunya ingin dan mampu untuk berbagi melalui blog.
  3. Community building – dalam tulisan saya sebelumnya sudah disebutkan mengenai pentingnya community building. Nah blog memungkinkan perusahaan untuk secara kontinu berdiskusi dengan konsumen mengenai fitur dan fungsionalitas dari suatu produk.
  4. Customer relations – Nampaknya akan sangat mengasyikkan jika hotline kita juga online di blog untuk menanggapi pertanyaan dari konsumen bukan? Hal ini yang dilakukan oleh QuickBooks Online.
  5. Status alerts – Blog dapat digunakan sebagai “real time” status mengenai layanan web kita. Just in case misalnya ada downtime pada layanan tersebut dan kita ingin secara periodik memberitahukan secara spesifik progress perbaikannya misalnya.
  6. Conferences & events – banyak event dan konferensi diumumkan, diinformasikan dan juga ditutup (misalnya dengan menyebarkan materi / komentar / hasil) melalui blog. Baik yang permanen, maupun hanya sementara (misalnya event nya hanya sementara saja – time limited blog).
  7. Advocacy – Blog dapat digunakan oleh LSM dengan budget yang relatif terbatas untuk “menyuarakan” aspirasi yang ingin diperjuangkan. Baik perlindungan anak, HIV-AIDS, kanker, dll. Termasuk di dalamnya adalah testimoni dari simpatisan yang notabene lebih di dengarkan daripada slogan marketing secara umum.
  8. Adjunct to PR – Dalam buku “The Fall of Advertising and the Rise of PR” dijelaskan pentingnya PR di era sekarang. Tapi saat saya berdiskusi dengan salah satu konsultan PR kita Blog pun menjadi sorotan di dunia PR. Hal ini karena PR mengerti benar peranan penting blog di masa datang. Debbie dalam buku ini juga mengambil contoh bagaimana Google menggunakan blog sebagai alat kampanye PR mereka. Blog memberikan versi informal (sering juga disebut : backstory) dari sebuah pengumuman resmi corporate.
  9. Branding – Blog sendiri bisa menjadi suatu “brand” yang menjadi pelengkap brand utama perusahaan kita. Misalnya kita memiliki blog yang sangat terkenal, sehingga bisa ikut “mengerek” ketenaran produk kita.
  10. E-Commerce – Blog kita dapat mengarahkan konsumen untuk membeli produk tertentu secara online. Menurut perusahaan online market research comScore Networks seorang pembaca blog 30% lebih mungkin membeli produk / jasa secara online. Konsumen juga memiliki kecenderungan belanja 6% lebih tinggi apabila dia mengunjungi blog.
  11. Customer evangelist – Banyak konsumen yang sedemikian “attached” dengan brand kita sehingga bersedia untuk mengulas produk melalui blog mereka, for free! Beberapa konsumen (misalnya konsumen Palm Treo, Starbucks, dll) bahkan memiliki blog yang sedemikian terkenalnya diantara pengguna lainnya. Ada pula perusahaan yang menyediakan tempat bagi konsumen loyal mereka untuk mengekspresikan loyalitas mereka. Saya rasa pengembangannya tentu saja “word of mouth” yang tercipta dari blog ini.
  12. Viral marketing – Blog dapat digunakan sebagai media dalam kita menciptakan “buzz marketing“. Misalnya kita menciptakan kontes dalam blog kita yang sedemikian hebohnya sehingga banyak sekali orang yang kemudian membicarakannya. Membicarakannya = free awareness = free trial buying = free loyal consumer

Minggu, 08 Januari 2012

MICROSOFT POWER POINT

Microsoft Office Power Point 2007

1 Pendahuluan
Setelah membaca bab ini, anda diharapkan memperoleh gambaran singkat tentang PowerPoint dan membuat Presentasi serta menyuntingnya.

2 Power Point dan Presentasi
Presentasi merupakan kegiatan yang penting dalam mengkomunikasikan suatu gagasan kepada orang lain dengan berbagai tujuan, misalnya untuk menarik audiensi agar mereka membeli produk, menggunakan jasa atau untuk kepentingan lain.
Salah satu alat peraga yang dapat digunakan untuk mendukung presentasi adalah computer. Adapun salah satu perangkat lunak yang dapat dipakai adalah PowerPoint yang merupakan bagian dari Microsoft Office. Dengan menggunakan software ini seseorang dapat menuangkan ide-ide cemerlangnya dalam bentuk visual yang menarik dalam waktu yang singkat.
2.1 Fitur-fitur Power Point
PowerPoint menawarkan kemudahan-kemudahan dalam membuat bahan presentasi yang berbentuk elektronis. Pada setiap halaman presentasi atau slide dapat disisipkan komponen-komponen multimedia yang meliputi:
  • Teks
  • Gambar dan Grafik
  • Foto
  • Suara
  • Film
PowerPoint juga memungkinkan komunikasi dengan software lain, seperti Microsoft Word atau  Microsoft Excel. Seseorang bisa menyiapkan bahan presentasi melalui Word lalu memolesnya melalui Power Point, bisa juga dengan Excel dan menyisipkannya ke PowerPoint.

3 Menjalankan Power Point
Tekan tombol start di pojok kiri bawah layar monitor. Pilih Program, kemudian klik Microsoft Power Point, sehingga muncul gambar 9.1.
Penjelasan Gambar:
  1. Window sebelah kiri adalah nomor slide diawali dengan nomor1
  2. Window yang tengah tempat kita menempatkan fitur-fitur Power Point beserta formatnya (Bentuk, Background, animasi, Transisi dan sebagainya) yang disebut dengan Slide

4 Menciptakan Presentasi
Setelah anda menghadapi tampilan sebagaimana terlihat pada gambar 9.1. Anda bisa langsung membuat presentasi. Slide pertama adalah slide dengan format layout untuk Judul presentasi. Anda ketikkan langsung saja Judul dan Sub Judul pada slide yang pertama. Misalnya kita akan buat slide tentang Pengenalan Internet maka tampilan slide pertama seperti pada contoh Gambar 9.2.
Untuk menambahkan slide baru, klik tombol New Slide maka akan muncul window Office Theme yang berisi beberapa format layout slide yang dapat kita pilih. Lebih jelasnya dapat dilihat pada Gambar 9.3 berikut ini.
Ada empat jenis layout pada Office Theme yaitu:
  • Teks Layouts, yang berisi Layout khusus untuk menampilkan teks saja, terdiri dari Title Slide yaitu slide untuk judul/awal presentasi, Title Only hanya memuat judul saja, Title and Teks memuat judul dan penjelasannya, Title and 2 colom memuat judul dan pembahasan yang disajikan dalam bentuk 2 kolom.
  • Content Layouts, yang berisi Gambar, bagan, diagram dengan lima bentuk yaitu: Blank artinya kosong, Content berisi isinya saja, Title and Content untuk menampilkan judul dan Isinya, Title and two Content untuk menmpilkan judul dan dua isi yang disajikan dalam dua kolom, Title, Content and 2 Content sama dengan Title and Content hanya Content kolom kedua dipecah lagi menjadi dua baris, Titel 2 Content and Content sama dengan sebelumnya hanya yang kiri yang dipecah dua, Title and 4 Content sama dengan sebelumnya hanya kiri dan kanan masing-masing dipecah dua.
  • Text and Contents Layout
    Yaitu gabungan antara teks dengan gambar, bagan atau diagram, anda dapat memilih salah satu model yang diinginkan.
  • Other Layout
    Model Slide out yang lain, misalnya dengan clip art, media dan sebagainya. Anda dapat memilih sesuai dengan kebutuhan.
Misalnya kita akan memilih layout Title and Content, maka akan muncul tampilan seperti pada Gambar 9.3 Dan kita bisa menambahkan tulisan presentasi pada slide kedua misalnya seperti pada Gambar 9.3.

Sekarang mari kita membuat slide ketiga dengan bentuk yang berbeda, misalnya bentuk layout Title and 2 Content. Kemudian tambahkan tulisan pada slide ketiga tersebut sebagai berikut.
  1. Pada bagian Click to add title ketikkan:
    Sumber Daya di Internet
  2. Lalu klik pada judul Click to add text yang terletak sebelah kiri dan Tuliskan:
    E-mail
    Mailing list
    Newsgroup
    Web
  3. Klik pada judul Click to add text yang terletak sebelah kanan.
  4. Tuliskan
    Telnet
    FTP
    Gopher
    Chat
Hasil langkah di atas sebagai berikut:

4.1 Membuat Slide dengan gambar, clipart, tabel, grafik atau obyek lainnya
  • Klik tombol Insert New Slide kemudian pilih layout Title and Two Content.
  • Pada Title ketikkan “Arsitektur Internet”.
  • Pada Content yang pertama ketikkan:
o Dapat menghubungkan seluruh komputer di dunia
o Dapat berkomunikasi antar komputer
  • Pada Content yang kedua, jika ingin menambahkan gambar dengan cara klik picture pada content, kemudian akan muncul kotak dialog Insert Picture dan pilih file gambar yang akan dimasukkan ke silde.

  • Jika ingin menambahkan clipart, maka klik icon clipart pada slide di content 2 kemudian akan muncul kotak dialog Insert Clip Art sebagai berikut.
  • Jika ingin menambahkan grafik maka akan muncul Kotak dialog grafik seperti pada materi di Microsoft Excel.

5 Mengenal Tombol-Tombol Pengatur Pandangan.
Di bagian kanan bawah terdapat tiga buah tombol yang berguna untuk mengatur pandangan terhadap slide. Ketiga tombol tersebut diperlihatkan pada gambar berikut:
5.1 Normal View
Pada keadaan normal, pandangan inilah yang ditampilkan. Pada pandangan ini, bidang yang berisi wujud slide lebih ditonjolkan daripada bidang-bidang lainnya. Gambar 9.4 ditampilkan dalam wujud Normal View.
5.2 Slide Sorter View
Pada pandangan ini, semua slide akan ditampilkan dalam ukuran kecil dan disusun dalam format baris dan kolom.
Hal ini sangat bermanfaat untuk melihat semua slide secara sepintas. Untuk menampilkan salah satu slide, anda dapat mengklik ganda pada slide yang bersangkutan.
5.3 Slide Show View
Tombol ini berguna untuk menampilkan slide-slide yang telah dibentuk, dimulai dari slide pertama. Caranya:
  1. Aktifkan slide pertama.
  2. Klik tombol Slide Show View
Muncul tampilan berikut:
Untuk menampilkan slide berikutnya tekanlah tombol Page Down, jika slide sebelumnya tekanlah tombol Page Up. Tombol Home dapat anda gunakan untk menuju slide pertama dan End untuk menuju slide terakhir. Untuk mengakhiri presentasi tekanlah tombol Esc. Anda juga bisa mengakhiri dengan cara klik kanan mouse kemudian pilihlah End Show.

6. Menukarkan Posisi Slide
Untuk menukar posisi slide, pilihlah Normal View. Sebagai contoh langkah berikut digunakan untuk memindahkan slide keempat menjadi slide ketiga.
  1. Klik ikom kotak slide milik slide keempat, dan tahan. Langkah ini membuat slide keempat diblok.
  2. Geser mouse sehingga penunjuk mouse berada di atas ikon Slide milik slide ketiga.
  3. Lepaskan penekanan terhadap tombol kiri mouse, hasilnya

7. Menghapus Slide
Penghapusan slide dapat dilakukan dengan berbagai cara. Contoh berikut menunjukkan cara  penghapusan slide kelima.
  1. Klik ikon slide milik slide kelima.
  2. Tekan tombol Delete
    Slide kelima akan terhapus dari Internet.ppt.

8. Menduplikasi Slide
Adakalanya kita perlu menduplikasi suatu slide. Misalnya anda ingin membuat dua buah slide yang tampilannya serupa, tetapi isinya berbeda. Untuk menduplikasi suatu slide lakukan langkah berikut misalnya mau menduplikasi slide keempat:
  1. Klik pada ikon slide milik slide keempat
  2. Pilih menu Edit lalu klik Duplicate.

9. Menyisipkan Slide
Bila anda ingin menambahkan slide baru, tetapi bukan sebagai slide terakhir, anda dapat memilih slide yang terletak tepat sebelum slide baru disisipkan.
Contoh berikut akan menyisipkan slide baru yang akan diletakkan sebagai slide keempat.
  1. Klik ikon slide milik slide ketiga.
  2. Klik Insert New Slide
  3. Pilih Layout Slide yang dinginkan

10 Menambahkan Latar Belakang Slide
Sejauh ini anda membuat slide dengan tampilan latar belakang yang polos. Pada bab ini anda akan mempelajari berbagai cara untuk membuat latar belakang sehingga presentasi menjadi lebih menarik.
10.1 Menggunakan Template
Pemberian latar belakang pada semua slide dapat dilakukan dengan mudah, yaitu dengan menerapkan template. Anda bisa memilih salah satu dari template yang disediakan oleh PowerPoint.
Ikuti langkah-langkah berikut:
  1. Klik menu Design, kemudian pada panel theme pilih salah satu design yang kita inginkan. Untuk melihat pilihan design lainnya klik vertikal scrollbar sebelah kanan pada panel theme. Berikut adalah tampilan panel theme.
2.   Pilihlah template yang anda kehendaki misalnya Oriel, maka hasilnya adalah seperti pada Gambar 9.13 berikut ini.
10.2 Mengatur Skema Warna untuk semua Slide
Template background yang telah anda pilih bisa diganti warnanya dengan cara:
1. Klik Colors pada toolbar kiri atas kemudian pilih komposisi warna yang diinginkan.
Lebih jelasnya dapat dilihat pada Gambar 9.14 berikut ini.
2. Untuk merubah format text dapat juga menggunakan template font yang sudah
disediakan oleh Microsoft Power point. Caranya klik design kemudia klik tombol
Fonts pada bagian kanan atas. Lebih jelasnya seperti pada Gambar 9.15 berikut ini.
3. Untuk merubah format text dapat juga menggunakan template font yang sudah
disediakan oleh Microsoft Power point. Caranya klik design kemudia klik tombol
Fonts pada bagian kanan atas. Lebih jelasnya seperti pada Gambar 9.15 berikut ini.

CARA MUDAH MENGHITUNG VALIDITAS DENGAN EXCEL

Misalkan Anda sedang melakukan sebuah penelitian mengenai sekolah online terbaik di Indonesia dan untuk keperluan itu memerlukan sebuah instrumen penelitian yang akan dijadikan sebagai alat ukurnya. Sebelum instrumen penelitian ini digunakan pada penelitian sesungguhnya, maka dilakukan terlebih dahulu uji instrumen. Satu cara yang sering digunakan untuk uji instrumen ini adalah uji validitas. Uji validitas ini dilakukan untuk memastikan bahwa instrumen yang dibuat sudah tepat dan sesuai dengan penelitian yang kita lakukan.
Pada postingan sebelumnya, telah kita bahas mengenai pengertian validitas dan reliabilitas. Supaya bisa lebih jelas dan mengerti, berikut akan saya bahas bagaimana cara mudah menghitung validitas dengan software yang sudah populer yaitu Microsoft Excel (Excel). Sebelumnya, kita perlu terlebih dahulu menyamakan beberapa asumsi mengenai rumus-rumus yang digunakan dalam perhitungan validitas.
Instrumen penelitian memiliki format dan bentuk yang beraneka ragam. Pada contoh yang kita bahas, instrumen yang digunakan diasumsikan menggunakan angket dengan tipe data ordinal dengan skala 1 sampai 5. Angket instrumen model seperti ini biasanya sering digunakan oleh peneliti untuk mendapatkan data responden berupa pertanyaan skala sikap.
Perhitungan validitas dari sebuah instrumen dapat menggunakan rumus korelasi product moment atau dikenal juga dengan korelasi pearson. Adapun rumusnya adalah sebagai berikut :
Korelasi Pearsondengan keterangan :
rxy  = koefisien korelasi
n      = jumlah responden uji coba
X      = skor tiap item
Y     = skor seluruh item responden uji coba
Kemudian, untuk menguji signifikan hasil korelasi kita gunakan uji-t. Adapun kriteria untuk menentukan signifikan dengan membandingkan nilai t-hitung dan t-tabel. Jika t-hitung > t-tabel, maka dapat kita simpulkan bahwa butir item tersebut valid. Rumus mencari t-hitung yang digunakan adalah :

t-hitung
Jadi butir item soal instrumen ini dapat kita gunakan pada penelitian.
Perhitungan validitas dan uji-t menggunakan software MS Excel dapat dilakukan dengan cara yang mudah. Adapun langkah-langkahnya dapat kita lakukan sebagai berikut :
  • Input data hasil angket instrumen dalam worksheet (lembar kerja)
  • Pada kolom paling kanan, jumlahkan skor setiap responden dengan menggunakan fungsi yang ada di excel, menggunakan syntax/perintah [=sum(range cell)].
    Range cell diisi dengan rentang sel mulai dari item soal pertama sampai dengan item soal terakhir instrumen angket.
  • Pada baris paling bawah, untuk setiap kolom item butir soal kita hitung nilai korelasi pearson dengan fungsi excel yang memiliki syntax [=pearson(array cell1; array cell2)].
    Array cell1 berisikan rentang sel item soal yang akan dihitung dan array cell2 berisikan rentang sel jumlah skor sebagaimana yang telah dihitung sebelumnya.
  • Pada baris setelah korelasi pearson, cari nilai t-hitung dengan mendefinisikan sebuah fungsi di excel hasil interpretasi terhadap rumus t, syntax-nya dapat dituliskan sebagai [=SQRT(n-2)*rxy/SQRT(1-rxy^2)].
    nilai n diisi dengan jumlah responden instrumen angket dan nilai rxy diisi dengan nilai korelasi yang telah dihitung pada baris sebelumnya.
  • Nilai t-tabel dapat kita hitung menggunakan fungsi excel dengan menuliskan syntax [=tinv(probability;degree of freedom)].
    Probability diisi dengan taraf signifikansi yang kita inginkan, misalnya jika kita menggunakan alpha=0,05 dengan dua arah, dan degree of freedom diisi dengan derajat kebebasan yang nilainya = n-2.
  • Penentuan signifikansi validitas dapat menggunakan perintah yang kita tulis pada baris dibawah perhitungan t-hitung yaitu [=IF(p>q;"valid";"tdk valid")].
    p berisikan nilai t-hitung dan q nilai t-tabel.
  • Sebagai pelengkap jika kita ingin menghitung berapa jumlah item yang valid, kita gunakan rumus dengan perintah [=COUNTIF(range cell3;"valid")].
    Range cell3 diisi dengan rentang cell yang berisikan hasil penentuan signifikansi validitas yang dihitung pada baris sebelumnya.
Contoh perhitungan menggunakan Excel ini dapat juga anda pelajari secara langsung dengan mendownload file validitas.
Demikian perhitungan mudah validitas dengan Excel untuk keperluan uji instrumen atau uji asumsi penelitian. Tanpa perlu alat software khusus, kita dapat menghitungnya dan mendapatkan hasil dengan cepat. Kelebihan dari metode perhitungan validitas dengan excel ini adalah kepraktisannya dalam melakukan perubahan data item instrumen angket.
Jika Anda masih mengalami kesulitan dalam prakteknya, silakan hubungi kami untuk penjelasan lebih lanjut. Semoga Anda tidak mengalami kesulitan lagi dalam menghitung validitas

Sabtu, 07 Januari 2012

MICROSOFT ACCESS

Microsoft Access adalah suatu aplikasi yang dapat membantu kita membuat sebuah aplikasi database dalam waktu yang relatif singkat. Biasanya digunakan untuk pembuatan aplikasi-aplikasi yang kecil. Misalnya Program untuk Kasir di koperasi, penjualan untuk toko.
Sebelum mulai belajar jangan lupa berdoa dulu kemudian Tanamkan pada diri anda bahwa Microsoft Access itu gampang dan mudah dipelajari. Kuatkan keyakinan pada diri anda bah anda dapat menguasainya.
Di Microsoft Access ada bagian apa aja sih.
a. Table digunakan untuk menyimpan data
b. Query digunakan untuk memanipulasi data
c. Form digunakan untuk frontend aplikasi. Biasanya untuk menampilkan data, menambah data dll.
d. Report digunakan untuk membuat laporan
e. Macro digunakan untuk melakukan satu atau beberapa fungsi.
f. Switchboard digun
Bagaimana memulai microsoft Access
1. Klik Start pilih Program lalu pilih Microsoft Access
2. Setelah terbuka klik Blank Database, pada jendela file new database isikan nama file yang diinginkan misalkan Koperasi (Untuk membuat aplikasi penjualan Barang di Koperasi PT. AGH.)
2
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
Kita sudah membuat database dengan nama Koperasi tetapi database itu belum dapat digunakan untuk itu kita perlu membuat Tabel, Form, Query, Report dan Macro bila perlu.
TTaabbllee
Apa sih Table itu ?
Table adalah tempat untuk menyimpan data. Contohnya data barang disimpan di table barang
Kenapa kita harus buat table ?
Karena kalau kita tidak buat table kita tidak dapat menyimpan data, Jika tidak ada data yang disimpan data tidak dapat diproses.
Kasih tau dong caranya buat table.
Sebelum kita mulai membuat table kita tentukan dulu table-table yang diprelukan beserta field-fieldnya.
Table Barang
No
Field
Tipe data
Keterangan
1.
*Kode_Barang
Text (4)
Kode untuk Barang
2.
Nama_barang
Text (30)
Nama Barang
3.
Satuan
Text (10)
Satuan Junmlah Barang
4.
Harga
Text (4)
Harga Barang
* Primary Key
Langkah membuat Table
1. Pada jendela database klik Table.
2. klik dua kali create table in design view
3. pada jendela table ketikan field-field table Barang beserta tipe datanya, jangan lupa tentukan Kode_Barang sebagai Primary Key. seperti gambar dibawah ini.
4. Pilih File ô€ƒ† Save. Ketikan Nama Table, karena table ini berkaitan dengan Barang. Kit simpan dengan nama “ Tbl_Barang ”.
5. Table Barang sudah selesai dibuat. tutup table untuk membuat table-table lainnya.
Kamu mau bisa bikin tablekan, coba bikin table karyawan, Header_Penjualan dan detail penjualan dengan spesifikasi sebagi berikut.
3
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
Table Karyawan simpan dgn nama Tbl_Karyawan
No
Field
Tipe data
Keterangan
1.
*NIK
Text (5)
Nomor Induk Karyawan
2.
Nama_Karyawan
Text (30)
Nama Karyawan
3.
Bagian
Text (10)
Satuan Junmlah Barang
Table Header_Penjualan simpan dengan nama Tbl_H_Pjl
No
Field
Tipe data
Keterangan
1.
*No_Fak
Text (5)
Nomor Faktur
2.
Tgk_Fak
Date
Tanggal Faktur
3.
NIK
Text (10)
Nomor Induk Karyawan
Table Detail_Penjualan simpan dengan nama Tbl_D_Pjl
No
Field
Tipe data
Keterangan
1.
No_Fak
Text (5)
Nomor Faktur
2.
Nama_barang
Text (30)
Nama Barang
3.
Satuan
Text (10)
Satuan Junmlah Barang
4.
Harga
Number
Harga Barang
5
Jumlah
Number
Jumlah Barang
Kemudian isi Data pada table-table yang kita telah buat, caranya klik dua kali table yang ingin kita isi, kemudian isi data-datanya (cara isinya sama seperti Excell).
4
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
QQuueerryy
Query adalah 'permintaan data' kita berupa bahasa bisnis, untuk mengolah data dalam tabel(-tabel) menjadi satu informasi yang bisa dimengerti. Seperti mengelompokkan sepuluh penjualan terbesar oleh customer yang dimiliki. Ia bisa berdasarkan pada satu tabel saja, atau pada dua/lebih tabel, ataupun berdasarkan pada query yang telah ada.
Query, Apasih Manfaatnya Query ?
Dengan Query kita dapat :
a. Menampilkan data-data tertentu pada suatu table, contohnya kita hanya ingin melihat data pada table barang yang kode barangnya “B001”
b. Menampilkan data dari dua table atau lebih dengan syarat anatr table itu ada field yang berhubungan. Contohnya kita ingin melihat Nomor Faktur “F0001” itu siapa pemiliknya. Di sini kita mengambil data dari table Header Penjualan dan Table Karyawan, Sebagai penghubungnya adalah field NIK.
c. Dapat melakukan operasi perhitungan.
Itulah tiga fungsi utama query.
Query biasanya digunakan sebagai sumber data untuk Report.dan Form.
Bagaimanasih cara membuat query.
Langkah-langkah membuat Query
1. Pada Jendela database pilih Query lalu klik dua kali Create Query In Design View.
5
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
2. Pada Jendela Show Table Pilih Table-Table yang akan dipakai dalam Query, mislanya kita pakai table Barang. Klik Tbl_Barang lalu klik Add. Jika tidak ada table yang ingin dipakai lagi klik Close.
Keterangan
Field = Nama Field yang ingn ditampilkan
6
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
Table = Nama Table dari Filed tersebut
Sort = Mengurutkan Data hasil query
Show = Mengatur Field ditampikan atau tidak
Criteria = Syarat dari data yang ingin ditampilkan
3. Untuk menampilkan seluruh Field dan seluruh Record pada Tbl_Barang Pada Field, klik tombol panah ke bawah pilih Tbl_Barang.*
4. Untuk melihat hasil Query Pilih menu Query lalu klik Run atau bisa langsung mengklik icon Run pada toolbar.
Hasilnya
5. Untuk menyimpan Query klik icon disket, pada jendela save beri nama query lalu klik OK, Maka Query akan tersimpan dan dapat kita gunakan kapan saja.
6. Untuk menampilkan field-field tertentu saja. Misalnya kita hanya ingin menampilkan Field KoDe_Barang dan Nama_Barang. Caranya pada Field klik tombol panah ke bawah. Pilih Field Kode_Barang, lalu arahkan kursor
7
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
kesebelahnya lalu klik tombol panah kebawah pilih Nama Barang. Pastikan kotak kecil pada show tercentang (jika kotak pada show tercentang maka field akan ditampilkan, tetapi bila tidak maka field tidak di tampilkan).
Bila dijalankan, hasilnya
7. Untuk Menampilkan data barang Yang Kode Barangnya = B001. caranya adalah Pilih field-filed yang akan ditampilkan pada field Kode_Barang Criterianya diketik B001.
8
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
Bila dijalankan hasilnya,
8. Untuk Menampilkan nomor faktur “F0001” siapa yang punya. Caranya adalah pada saat kita memilih table yang akan digunakan pada query, Pilih Tbl_H_Pjl lalu klik Add, Pilih Tbl_Karyawan, baru klik Close. Kita harus membuat hubungan antara table Tbl_H_Pjl dangan Tbl_Karyawan caranya adalah klik field NIK pada Tbl_H_Pjl tahan lalu geser ke arah field NIK pada Tbl_karywan “akan muncul garis penghubung kedua table” (Jika sudah ada tidak perlu membuat penghubung). Pilih Field-field yang akan ditampilkan, pada field No_Fak pada criterinya diketik “F0001”. Setelah itu Jalankan Query.
Bila di jalankan hasilnya
9. Untuk melakukan operasi perhitungan contohnya kita buat query untuk sub form penjualan. Caranya :
a. Klik Query, lalu klik dua kali Design View pilih tbl_D_Pjl klik Add klik close
b. Pada jendela Query buat Query seperti dibawah ini
9
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
Pada kolom terakhir pada field ketikan “ Total Harga = [Harga] * [Jumlah]
Jika dijalankan Hasilnya
c. Simpan Query dengan nama qry_Detail_Penjualan
10. Query itu ada beberapa jenis yaitu :
a. Select Query (yang sedang kita praktekan). Untuk menampilkan data
b. Crosstab Query
c. Make-Table Query (Untuk Menyimpan Data hasil Query kedalam rable Baru)
d. Update Query.(untuk mengupdate nilai dari suatu record atau field)
e. Append Query (untuk memasukan data hasil query kedalam table)
f. Delete Query (Untuk menghapus data pada table)
Untuk Query saya cukupkan sampai disini dulu untuk Query Crosstab, Update dan lainnya kita bahas dikesempatan yang lain.
10
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
FFoorrmm
Form digunakan untuk merepresentasikan ke user atau menerima inputan dari user data-data dalam tabel/query dalam bentuk interface grid, tombol, dan lain-lain kontrol windows. form dalam access bisa dimasukkan ke dalam form lain sebagai control sub form, biasanya jika bekerja dalam transaksi master-detail.
Membuat Form Barang untuk maintenance data barang.
1. Pada Jendela database pilih Form, lalu klik Create Form in Desing wizard, klik New.Pada Jendela New Form pilih Auto Form Columnar, lalu pilih sumber datanya, caranya kita klik tombol panah ke bawah pilih Tbl_Barang klik OK.
Hasilnya
Kita lihat form yang dihasilkan. Untuk memodifikasinya klik Icon Design pada Toolbar.
2. Pada mode design Atur Form agar bisa kita tambahkan control-control yang lain.
11
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
3. Tambahkan Tombol untuk menambah data caranya. Pada toolbox klik Command Button lalu letakan pada Form akan muncul jendela Command Buttom Wizards, pada Categories pilih Record Operations, pada Actions Pilih Add New Record. Klik Next pada Text ketik Tambah lalu klik Next, ketikan nama untuk command button ini ketik saja cmd_Tambah lalu klik Finish.
Gambar Tool Box PanahWizardLabelBound HTMLText BoxOption GroupToogle ButtonOption ButtonCheck BoxCombo BoxDropdown ListList BoxCommand ButtonRecord NavigationImageBound Object frameUn Bound Object FramePage BreakTab ControlsSub Form/ Sub ReportLineRectangleMore Control
Gambar Tahapan Pembuatan Command Button
12
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
4. Tambahkan Tombol untuk menghapus data caranya. Pada toolbox klik Command Button lalu letakan pada Form akan muncul jendela Command Buttom Wizards, Pada Categories pilih Record Operations, pada Actions Pilih Delete Record. Klik Next pada Text ketik Hapus lalu klik Next, ketikan nama untuk command button ini ketik saja cmd_Hapus lalu klik Finish.
5. Tambahkan Tombol untuk menyimpan data caranya. Pada toolbox klik Command Button lalu letakan pada Form akan muncul jendela Command Buttom Wizards, Pada Categories pilih Record Operations, pada Actions Pilih Save Record. Klik Next pada Text ketik Simpan lalu klik Next, ketikan nama untuk command button ini ketik saja cmd_Simpan lalu klik Finish.
6. Tambahkan Tombol untuk Keluar dari Form caranya. Pada toolbox klik Command Button lalu letakan pada Form akan muncul jendela Command Buttom Wizards, Pada Categories pilih Form Operations, pada Actions Pilih Close Form. Klik Next pada Text ketik Keluar lalu klik Next, ketikan nama untuk command button ini ketik saja cmd_Keluar lalu klik Finish.
13
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
7. Tambahkan combo box untuk mencarida data barang. Caranya block semua control lalu geser kebawah. Pada Toolbox Klik Combo Box pada Combo Box Wizard pilih Find a record on my form based on the value I selected in my Combo Box. Klik Next Pilih Kode Barang jika kita ingin mencari berdasarkan kode barang klik tombol > lalu klik Next, klik Next lagi. Ketikan Klik disini untuk mencari kode barang lalu klik Finish.
8. Tambahkan Label untuk membuat Judul Form. Pada Toolbox klik Label lalu gambarkan di Form Kemudian didalam label tersebut ketikan “Maintenance Data Barang”
9. Setelah selesai dibuat Simpan Form dengan nama frm_Barang
14
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
Scroll BarNavigationButtonRecord SelectorDivding Line
Pembuatan Form Data Barang sudah selesai dan silahkan di test apakah tobol-tombol yang ada sudah berfungsi dengan benar.
Agar Form kelihatan lebih bagus anda bisa mendesain letak-letak control menurut selera Kita.
Pada Form diatas Dividing Line, Record Selector, ScrollBar dan Navigation Button masih muncul untuk menghilangkannya masuk ke mode design lalu klik kotak ujung kanan atas Form kemudian klik kanan lalu pilih properties(ini dilakukan jika jendela properties belum ada). Pada jendela properties set propertiesnya seperti gambar dibawah ini
15
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
Ini Gambar Form yang sudah saya sempurnakan.
Kalau kamu memang sudah bisa bikin Form coba buat Form Data Karyawan, caranya sama dengan pembuatan Form Barang.
16
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
FFoorrmm && SSuubbffoorrmm
Sekarang saatnya kita buat Form Penjualan. Biasanya Karyawan kalau Belanja itu lebih satu barang. untuk itu kita perlu membuat form yang dapat mengakomodasi keperluan tersebut. Form Penjualan terdiri dari Form Penjualn dan Form detail penjualan sebagai sub form, cara membuatnya
Membuat Sub Form Detail Penjualan
1. Pada Jendela database pilih Form, lalu klik Create Form in Design
2. Pada wizard, klik New.Pada Jendela New Form pilih Form Wizard, lalu pilih sumber datanya, caranya kita klik tombol panah ke bawah pilih qry_detail_Penjualan klik OK.
3. Pada jendela Form Wizards Pindahkan Semua Field ke sebelah kiri kecuali field No_Fak. Klik Next. Pilih Data Sheet klik Next Pilih Standard Klik Next lalu klik finish. Hasilnya Terlihat di gambar dibawah ini.
Simpan Form dengan nama frm_Detail_penjualan. Form ini digunakan untuk memasukan data detail barang yang dibeli karyawan, dengan tampilan yang sekarang tentu masih kurang ok untuk itu kita harus memodifikasinya.
Kita Ingin agar Pada saat kita menegtikan kode_barang maka Nama Barang dan Harga Satuanya akan langsung muncul kita masukan Jumlah maka Total Harga akan muncul. Caranya :
4. Masuk pada mode design
5. Hapus Textbox Kode Barang beserta labelnya
6. klik Combo Box Letakan pada tempat textbox kode barang yang telah kita hapus
7. Pada Jendela Combo Box Wizards ikuti gambar-gambar dibawah ini
17
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
.
18
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
Setelah Klik Finish Combo box sudah ada pada form kita, ubah poperties name nya menjadi cb_Kode_Barang
19
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
Pilih View pada Menu􀃆Code, akan muncul jandela Visual Basic Editor. Ketikan kode seperti dibawah ini
Efek dari kode diatas pada saat form dijalankan. Jika kita Pilih salah satu kode barang pada Combo Box maka secara otomatis nama barang, satuan dan harga akan muncul.
Tamabahkan satu text box di bagian Footer Form Pada Proprties Namenya Isi dengan SubTotal.dikotak text box tersebut ketikan “ = Sum([Total Harga]) “
20
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
Simpan Form dengan nama frm_Detail_Penjualan
Pembuatan Form Penjualan
1. Pada Jendela database pilih Form, lalu klik Create Form in Design wizard, klik New.Pada Jendela New Form pilih Auto Form Columnar, lalu pilih sumber datanya, caranya kita klik tombol panah ke bawah pilih Tbl_Hpjl klik OK.
2. Masuk ke mode design Tambahkan dua buah Text Box pada properties namenya set masing-masing dengan txt_Nama dan txt_Bagian.
3. Hapus text Box NIK, Tambahkan Combo Box ditempat text box NIK tadi.
4. Pada jendela combo box wizards lakukan langkah-langkah seperti pada gambar
21
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
22
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
Tampilan di mode design
5. Buka Visual Basic Editor tambahkan script seperti pada gambar
23
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
6. Pada Toolbox klik Subform letakan di bawah textbox bagian, akan mucul jendela subForm Wizards. Ikuti langkah-langkahnya seperti dibawah ini.
24
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
Setelah klik Finish maka design formnya menjadi seperti ini
7. Pada Tool Box klik Text Box letakan dibawah sub Form detail penjualan. Pada Kotak textbox ketikan =Sub_frm_Detail_Penjualan.Form!SubTotal
8. Tambahkan Tombol Tambah, Hapus, Simpan dan Keluar seperti pada form barang.
25
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
9. Aturlah letak-letak textbox dan kontrol-kontrol lainnya yang ada pada form agar form kelihatan menarik, tambahkan label untuk memberi judul form. Setelah semua selesai jangan lupa disimpan, simpan form dengan nama frm_penjualan.
26
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
Report
Report, seperti halnya form, digunakan untuk merepresentasikan hasil olahan data menjadi informasi yang siap di cetak di lembaran kertas.
Mengapa kita perlu membuat Report ?.
Jika Atasan Anda meminta laporan penjualan kepada anda, tentunya anda akan segera menyiapkannya anda bisa mencetak table penjualan sebagai laporan tetapi hasil cetakannya tidak seperti laporan yang diinginkan. Cara yang terbaik adalah dengan membuat Laporan Penjualan tersebut dengan menggunakan Report. Dengan Report kapanpun Laporan dibutuhkan maka dengancepat kita dapat menyediakannya.
Bagaiamana Cara Membuat ?
Report dapat dibuat dengan dua cara yaitu maual dan wizards. Pada tutorial terdapat beberapa contoh pembutan report., anda tinggal mengikuti langkah-langkah pembuatannya.
Pembuatan Report
Report Struk Penjualan
digunakan untuk mencetak struk barang-barang yang dibeli karyawan.
1. Sebelum kita buat reportnya terlebih dulu kita buat sumberdata untuk report ini. Sumber data sebuah report bisa dari table atau dari Query. Untuk keperluan ini kita akan membuat Query Struk, Berikut Design untuk Query Struk, Simpan dengan nama qry_Struk
2. Pada Jendela Database klik Report. Klik New, muncul jendela Report Wizard ikuti langkah-langkah seperti gambar berikut ini
27
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
Klik dua kali No_Fak untuk menghasilkan gambar seperti diatas baru klik next
28
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
29
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
Klik Finish, akan tampil design report struk
Atur posisi kontrol-kontrol yang ada pada report ssehingga menjadi seperti ini
30
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
Pada No_Fak Header klik kanan pilih Sorting and Grouping Pada No_Fak Set Group Footernya Yes (Agar No-Fak Footer ditampilkan sebagi temapat text box untuk Total biaya yang harus dibayar)
31
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
Pada No_Fak Footer Tambahkan Textbox Pada labelnya ketikan Total Biaya yang harus dibayar dan pada Textboxnya ketikan =Sum([Total]).
Pada Toolbox klik Line lalu gambarkan di atas textbox Total yang harus dibayar(Garis lurus selebar halaman).
Simpan Report yang telah kita buat ini
Jika kita jalan kan Report saat ini maka akan muncul input box Enter parameter Value, Isi saja dengan F0001. Input box ini muncul disebabkan karena kita menjalankan report bukan dari form Penjualan.
32
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
Report Struk digunakan untuk mencetak struk untuk karyawan. Berarti Report ini digunakan pada saat terjadinya transaksi penjualan. Untuk itu masuk ke mode design form penjualan, tambahkan satu command button untuk mencetak struk. Caranya yaitu klik command button pada tool bar, letakan di form akan muncul wizard, ikuti seperti dibawah ini
33
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
34
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
Terakhir klik finish, kemudian simpan form.
Sekarang mari kita buat Report Penjualan, Sebelum kita membuat Report Penjualan ini kita buat dulu form Laporan yang berfungsi sebagai interface untuk user menjalankan Report
Pembuatan Form Laporan
Pada Jendela Database klik Form kemudian klik create form in design View. Lalu tambahkan dua buah text box masing-masing pada properti Namenya diset txtAwal dan txtAkhir. Rubah labelnya menjadi masing Periode dan s/d. kemudian simpan dengan nama frmLaporan
Pembuatan laporan/ report penjualan menurut periode
Digunakan untuk mencetak rincian penjualan yang terjadi dalam periode yang telah ditentukan. Berikut langkah-langkah pembuatan report ini :
35
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
1. Buat Sumber datanya yaitu dengan mebuat querynya, buat designnya seperti dibawah ini.
Pada field tgl_Fak criteria ditulis >=[Forms]![frmLaporan]![txtAwal] And <=[Forms]![frmLaporan]![txtAkhir] yang artinya Record yang akan ditampilkan dalam query ini jika Tgl_fak >= Tanggal yang diketikan pada txtAwal frmLaporan dan <= Tanggal yang diketikan pada txtAkhir frmLaporan. Hasil Query ini kan diurutkan berdasarkan No_Faktur (Pada Field No_Fak Sortnya di set Ascending). Simpan Query dengan nama qry_Penjualanprd
2. Sekarang mari kita buat reportnya
- Pada Jendela Database klik Report, klik New Pilih Auto Report Tabular, Sumber datanya pilih qry_Penjualanprd.
-
Klik OK, maka akan muncul input box yang meminta memasukan tanggal awal. Setelah kita masukan tanggal awalnya kan muncul input box lagi yange meminta memasukan tanggal akhir, setelah kita masukan baru reportnya muncul (Hal ini disebabkan karena kita belum mengaktifkan frm_Laporan). Jika range atau rentang tanggal yang kita masukkan tidak ada dalam table H_Pjl maka reportnya akan muncul seperti ini.
36
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
- Klik Design View untuk masuk ke mode design
Design Report diatas masih kurang bagus, untuk itu kita perlu merubahnya, caranya sama seperti pada design form. Desin Report setelah di rubah
- Simpan Report dengan nama rpt_Penjualanprd
37
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
Summamry Report Penjualan Periode
Digunakan untuk mencetak summary Penjualan yang terjadi selama periode yantelah ditentukan. Jika kita juga ingin membuat summary Report Penjualan by periode. Caranya hampir sama.
1. Kita buat sumber datanya dulu, kita bisa memodifikasi qry_Penjualanprd yang kita buat. Caranya Pada jendela database klik Query klik qry_Penjualanprd klik Design
Kemudian kita rubah menjadi seperti ini. Pada query ini anda akan melihat Total dibawah sort. Untuk memunculkannya klik tombol Σ pada toolbar.
klik File pilih Save As, simpan dengan nama qry_SumPenjualanprd
2. Sekarang mari kita buat reportnya
- Pada Jendela database klik Report lalu klik New. Pada jendela New report Pilih AutoReport Tabular
38
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
Klik OK, jika muncul input box diklik OK saja, hasilnya
- Klik Design View untuk masuk ke mode design
Design Report diatas masih kurang bagus, untuk itu kita perlu merubahnya, caranya sama seperti pada design form. Design Report setelah di rubah
39
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
- Simpan Report dengan nama rpt_sum_Penjualanprd
Sekarang kita buat report untuk laporan seluruh penjualan.
Report Seluruh Penjualan Barang.
Digunakan untuk mencetak seluruh penjualan yang pernah terjadi dari awal samapi sekarang. Berikut langkah-langkah pembuatan report ini
1. Buat sumber datanya, kebetulan sumber datanya tidak jauh beda dengan qry_Penjualan prd. Untuk itu kita klik qry_Penjualanprd, klik design kemudian rubah isinya menjadi seperti dibawah ini. Criteria pada Tgk_Fak dihapus.
Klik File 􀃆 Save as simpan dengan nama qry_PenjualanAll
40
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
2. Sekarang kita buat reportnya. Pada Jendela database klik Report lalu klik New. Pada jendela New report Pilih AutoReport Tabular
Klik OK maka Report akan muncul
Masuk ke mode design, kemudian arahkan pointer mouse ke bagian report, klik kanan, pilih Sorting and Grooping, seting seperti dibawah ini
41
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
Karena Sortnya berdasarkan No_Fak untuk itu No_Fak Geser ke Posisi Tgk_Fak dan sebaliknya. Modifikasi Report menjadi seperti ini
Simpan dengan nama rpt_PenjualanAll
Report Summary Report Seluruh Penjualan
Digunakan untuk mencetak summary penjualan yang terjadi dari awal samapai sekarang. Berikut langkah-langkah pembuatan report ini
1. Seperti biasa kita buat sumber datanya dulu, Sumber datanya hampir sama dengan qry_SumPenjualanprd. Untuk itu klik qry_SumPenjualanprd lalu klik design, Hapus criteria yang ada pada field Tgk_Fak
Simpan Query dengan nama qry_SumPenjualanAll
42
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
2. Sekarang kita buat reportnya. Pada Jendela database klik Report lalu klik New. Pada jendela New report Pilih AutoReport Tabular dan qry_sumPenjualanAll
Klik OK maka Report akan muncul
Masuk Ke mode design
43
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
Kemudian modifikasi Report menjadi seperti ini
Simpan dengan nama rpt_SumPenjualanAll
Pembuatan Report Belanja Karyawan
Tentunya kita mau tahu dong karyawan yang belanjanya paling banyak dikoperasi. Untuk kita perlu buat Report Belanja Karyawan, caranya
1. Buat sumber datanya, buat query seperti dibawah ini
Simpan Query dengan nama qry_SumBelanjaKaryawan
3. Sekarang kita buat reportnya. Pada Jendela database klik Report lalu klik New. Pada jendela New report Pilih AutoReport Tabular dan qry_sumPenjualanAll
44
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
Klik OK akan muncul dua kali input box sis masing-masing dengan 1/1/2 dan 1/31/2. Jika kita ingin mengetahui Karyawan yang belanja pada tanggal 1 Jauari 2002 s.d 31 januari 2002. maka Report akan muncul
Masuk Ke mode design
45
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
Kemudian modifikasi Report menjadi seperti ini
Simpan dengan nama rpt_SumBelanjaKaryawan
Semua Report telah selesai kita buat, kita kembali ke Form Laporan untuk menambahkan Tombol Tombol untuk mengaktifkan report yang telah kita buat
Masuk ke mode design dari frm_laporan
Pada Toolbox klik CommandButton lalu gambarkan di Form
46
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
Klik Next, Pilih Report yang ingin di tampilkan misalanya kita ingin menampilkan Report Pejualan Periode, kita pilih rpt_Penjualanprd
Klik Next, Klik Text, pada kotak ketik Penjualan by Periode
47
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
Klik Next, Pada kotak ketik cmd_Penjulanprd (Sesuai dengan Report yang diaktifkan)
Klik Finish. Maka akan terlihat
Tambahkan 4 CommandButton lagi untuk menampilkan Report yang lainnya, caranya sama seperti diatas. Berikut Settingan pada wizard untuk 4 CommandButton tersebut
Wizard
Command Button 2
Command Button 3
Command Button 4
Command Button 5
1
sama
sama
sama
Sama
2
Rpt_SumPenjualanprd
Rpt_PenjualanAll
Rpt_SumPenjualanAll
Rpt_BelanjaKaryawan
3
Summary Penjualan by Periode
Penjualan Seluruhnya
Summary Penjualan Seluruhnya
Belanja Karyawan
4
Cmd_Sumpjlprd
Cmd_PjlAll
Cmd_SumPjlAll
Cmd_bljKar
Tambahkan satu CommandButton yang Fungsinya untuk keluar dari form ini caranya sama seperti pembutan Tombol keluar pad form Barang. Berikut Design
48
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
Form yang sudah jadi, Jangan lupa pad form Poperti set scrollbar, Record Selector, Navigation Button dan Dividing Line.
SSwwiittcchhBBooaarrdd
Semua Form dan Report telah selesai, sekarang kita buat Menu Utamanya. Pada Access kita dapat membuat menu utama dengan memakai SwitchBoard. Caranya :
- Pada menu bar Pilih Tools 􀃆 Database Utilities 􀃆 Switchboard Manager
- Akan muncul message box switchboard klik Yes
- Pada Jendela Switchboard Manager klik Edit lalu klik New
Isi Text, Command, Form Seperti di atas lalu Klik OK
Klik New
Isi Text, Command, Form Seperti di atas lalu Klik OK
Klik New
49
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
Isi Text, Command, Form Seperti di atas lalu Klik OK
Klik New
Isi Text, Command, Form Seperti di atas lalu Klik OK
Klik New
Isi Text, Command Seperti di atas lalu Klik OK
Klik Close, klik Close lagi. Maka akan terlihat Form Switchboard pada Form
50
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
Pada Form klik dua kali Switchboard, Maka akan muncul Menu Utama yang kiat buat dari Switchboard tadi
Pada Aplikasi bila dijlankan tentunya yang pertama muncul adalah menu utamanya. Untuk itu kita harus menset agar Switchboard ini alangsung muncul pada saat aplikasi kita dijalankan, Caranya yaitu :
Pada menu bar klik Tools 􀃆 Startup pada jendela startup Setting seperti di gambar ini
51
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
Maka setiap kali anda menjalankan aplikasi ini maka yang pertama muncul dalah Switchbord yang telah anda buat.
Maka selesailah pembuatan Aplikasi ini
52
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
PPaanndduuaann PPeennggooppeerraassiiaann PPrrooggrraamm
1. Jalankan Aplikasi. Akan muncul Menu Utama
2.
3. Jika ingin menambah, menghapus atau mengedit data barang, klik tombol Maintenance Data Barang.
Akan tampil Form Maintenance Data Barang. (Pada saat pertama tampil maka from akan menmpilkan record pertama dari data barang untuk itu anda tidak boleh merubah isinya, jika dirubah maka otomatis isi record pertama akan berubah)
53
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
Menambah Data Barang
1. Klik Tombol Tambah, Lalu Isi Kode Barang, Nama Barang dan satuan dan harga. Isi saja seperti contoh dibawah ini
2. Jika ingin menambaha data lagi klik lagi tombol Tambah, isi field-fieldnya. Jika penambahn data sudah selesai klik tombol simpan. Untuk meyakinkan bahwa data bahwa data yang kita masukan tadi sudah tersimpan, lihat pada table barang.
Menghapus Data Barang
1. Pilih dulu Kode Barang yang akan di hapus, caranya klik Combo Box Kode barang , kemudian pilh kode Barangnya misalnya saja B004, maka data-data B004 akan ditampilkan di Form
2. Klik Tombol Hapus, akan muncul pesan “You Are Delete 1 Records ?..” Jika anda benar-benar ingin meghapusnya klik Yes, jika tidak klik No.
54
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
Untuk kembali kemenu utama klik tombol keluar.
4. Jika ingin menambah, menghapus atau mengedit data karywan, klik tombol Maintenance Data Karyawan. Akan tampil Form Data karyawan, cara pengoperasiannya sam seperti form Maintenance Data Barang.
5. Jika Ingin melakukan Transaksi Penjualan klik tombol Transaksi Penjualan Akan tampil Form Maintenance Data Barang. (Pada saat pertama tampil maka from akan menmpilkan record pertama dari data barang untuk itu anda tidak boleh merubah isinya, jika dirubah maka otomatis isi record pertama akan berubah)
Jika ingin melakukan transaksi penjualan baru klik tombol tambah. Kemudian Isi No_fak, NIK, Kode Barang, field-field lainnya sudah otomatis terisi.
55
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
Untuk mencetak struk klik tombol Cetak Struk
Jika ingin melakukan transaksi penjualan lagi, klik lagi tombol tambah. Setalah selesai jangan lupa untuk mengklik tombol Simpan
56
Kuliah Umum IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com
Untuk Mencetak Laporan, klik tombol Laporan, akan tampil form laporan, isi Periodenya kemudian klik salah satu tombol untuk report/alporan yang diinginkan.
Misalnya saja kita klik tombol Penjualan by Periode, maka Laporan penjualan koperasi selama periode
Biografi
Agus Haryanto . Lahir di Jakarta , 09 Agustus 1979. Menamatkan SMU di SMK Negeri 26 (STMN Pembangunan) Jakarta tahun 1998. Menyelesaikan program D3 pada jurusan Manajemen Informatika di STMIK Jayakarta pada tahun 2001 Saat ini sedang menyelesaikan program S1 pada jurusan dan universitas yang sama. Hobi saya baca buku dan belajar membuat program.
57

Jumat, 06 Januari 2012

MICROSOFT EXCEL

Pengenalan Microsoft Excel 2007

Microsoft Excel merupakan perangkat lunak untuk mengolah data secara otomatis meliputi perhitungan dasar, penggunaan fungsi-fungsi, pembuatan grafik dan manajemen data. Perangkat lunak ini sangat membantu untuk menyelesaikan permasalahan administratif mulai yang paling sedernaha sampai yang lebih kompleks. Permasalahan sederhana tersebut misalnya membuat rencana kebutuhan barang meliputi nama barang, jumlah barang dan perkiraan harga barang. Permasalahan ini sebenarnya dapat juga diselesaikan menggunakan Microsoft Word karena hanya sedikit memerlukan proses perhitungan, tetapi lebih mudah diselesaikan dengan Microsoft Excel. Contoh permasalahan yang lebih kompleks adalah pembuatan laporan keuangan (general ledger) yang memerlukan banyak perhitungan, manajemen data dengan menampilkan grafik atau pivot tabel atau penggunaan fungsi-fungsi matematis ataupun logika pada sebuah laporan. Penyelesaian permasalahan yang komplek juga dapat memanfaatkan pemograman macro yang disediakan oleh Excel agar proses penggunaan lebih mudah.

1.1 Cara memulai aplikasi Microsoft Excel 2007
Langkah-langkah:
  1. Pilih tombol Start di pojok kiri bawah tampilan windows.
  2. Setelah muncul tampilan menunya pilih Program, kemudian Microsoft Office dan Pilih Microsoft Excel.
  3. Muncul Gambar 1.1

1.2  Mengenal Elemen-elemen Microsoft Excel 2007

















Sebelum melakukan pengolahan data pada Microsoft Excel, terlebih dahulu kita harus 
mengetahui elemen-elemen yang ada di Microsoft Exel


Gambar 1.1

Tampilan di layar saat Microsoft Office 2007 dijalankan



Unsur-unsur utama Layar Microsoft Excel 2007:

1) Judul

Judul menampilkan judul program dan dokumen aktif atau nama file dari lembar kerja

yang aktif.


2) Office Button

Berisi barisan perintah untuk pengoperasian Program yang standar misalnya membuat 
dokumen baru, membuka dokumen lama, menyimpan, mencetak dan mempublish 
dokumen.


3) Akses Cepat Toolbar (Quick Access Toolbar)

Merupakan sarana yang disediakan Microsoft Excel untuk mempercepat akses 
berkomunikasi dengannya misalnya menyimpan, mencetak dan sebagainya.


4) Toolbar

Merupakan deretan tool-tool (gambar-gambar) yang mewakili perintah dan berfungsi untuk mempermudah dan mengefisienkan pengoperasian program.


5) Help
Bila kita ingin bertanya sesuatu, maka ketik pertanyaan anda pada tempat tersebut. Ms Excel akan memberikan alternatif jawaban terhadap pertanyaan yang dimaksud.
6) Lembar Kerja (Workbook)
Baris ini berisikan informasi halaman, section, letak insertion point dan tombol pengendali.
7) Cell
8) Nomor Baris
9) Nomor Kolom
10) Nama Range
11) Fungsi
12) Penggulung vertical dan horisontal

Untuk memudahkan dalam membaca suatu dokumen dengan menggulung layar vertikal dan horisontal.


1.3 Memulai Buat Dokumen

Pada sub bab ini, kita akan membuat dokumen sebagai contoh pengelolaan data sederhana. Dari contoh pengelolaan data sederhana kita akan belajar tentang cara pengetikan di excel, alignment, cara memformat huruf, cara memformat tabel dan cell, dan memanfaatkan fasilitas Autofill. Berikut contoh pengelolaan data yang pertama seperti pada Gambar 1.2.



Langkah-langkah membuat dokumen daftar unit kerja seperti pada Gambar 6.2 adalah sebagai berikut:
1. Buat Judul dan Sub Judul Laporan
# Arahkan kursor pada Cell A1 (Kolom A dan Baris 1), kemudian ketikkan tulisan “Daftar Unit Kerja”           pada Cell aktif tersebut.
# Kemudian ketikkan sub judul laporan pada Cell A3, A4, A5, D4 dan D5 seperti pada tampilan                    dibawah ini:


# Buat data tabel pada Laporan dengan memulai pengetikan pada A7 sampai F7 untuk judul tabel           dan A8, A9, B8, B9, dst untuk data pada tabel.


2. Penggunaan Cell
# Untuk membuat Judul Laporan letaknya di tengah-tengah tabel maka arahkan kursor ke A1                      kemudian select cell mulai A1 sampai F1. Kemudian klik tombol Merge Cell  agar judul                    laporan terletak ditengah-tengah tabel.

# Agar huruf pada judul laporan dan tabel tebal maka arahkan kursor pada cell kemudian klik tombol        Bold  atau dapat juga melakukan format font lainnya seperti underline atau italic .

3. Penggunaan AutoFill

Pada kolom No, KODE dan NAMA UNIT dapat digunakan Autofill agar lebih cepat dalam memasukkan data yang berulang. Fasilitas ini diaktifkan ketika kotak hitam kecil yang disebut fill handle digeser di atas cell-cell baru. Fill handle berada di ujung kanan bawah cell aktif atau range cell yang dipilih. Ketika menempatkan pointer cell di atas fill handle, pointer cell berubah menjadi tanda tambah, menunjukkan bahwa fasilitas AutoFill telah diaktifkan. Untuk membuat seri label, angka, atau tanggal, geserlah pointer di atas cell-cell yang ingin diisi dengan informasi, lalu lepaskan tekanan tombol mouse. Seperti sulap, muncullah sederetan nilai.



Pada Kolom NO dan KODE, Autofill digunakan untuk membuat seri number secara terurut sedangkan pada kolom Nama Unit digunakan untuk mengcopy data yang sama ke beberapa cell secara cepat. Selanjutnya lengkapi data tabel seperti pada Gambar 1.3.


Gambar 1.3.
4. Penggunaan format Tabel dan Cell
# Microsoft Excel menyediakan fasilitas format table dengan beberapa template seperti memberi              border, warna border, warna cell dan style font dengan klik tombol format table seperti ini ,              kemudia akan muncul pilihan style format tabel seperti berikut ini.

Gambar 1.4
# Kita juga dapat melakukan format tabel dan format cell sesuai selera kita atau tidak menggunakan template yang disediakan Microsoft Excel. Seperti contohnya pada Gambar 1.4. menggunakan format tabel dan cell sendiri dengan cara:
* Untuk membuat border pada tabel, blok tabel yang akan di beri border dalam hal ini mulai cell A7 sampai F15,

Rabu, 19 Oktober 2011

MICROSOFT WORD


MICROSOFT WORD


*  Microsoft Word merupakan salah satu program aplikasi dari Microsoft Office yang berfungsi sebagai pengolah kata. Dengan menggunakan aplikasi ini dimungkinkan untuk membuat naskah-naskah dalam bentuk dokumen seperti laporan, karya tulis, surat menyurat, proposal dan sebagainya dengan menggunakan format dan tampilan yang menarik.  Selain itu dimungkinkan pula untuk menyisipkan tabel, gambar, atau grafik pada naskah yang sedang dibuat dengan kemudahan-kemudahan yang disediakan oleh Microsoft Word. Ada cara lain untuk membuka Microsoft Word yaitu : Double Klik icon Microsoft Word pada desktop (jika shortcut ke microsoft word sudah dibuat). Di dalam Ms. word juga terdapat berbagai versi: ada versi 2000, XP, 2003, 2007, tetapi dalam penggunaannya sama saja.
*   Memulai MS. Word
Untuk mulai bekerja dengan Microsoft Word, arahkan kursor mouse pada Taskbar Click Start lalu pilih menu Program dan Click  pada pilihan Microsoft Word yang diwakili dengan icon/lambang

*   Membuat File Baru (New)
Jika sudah berada pada work area dan hendak membuat file baru lainnya maka untuk memperudah :
·      Click pada menu File dan Click pilihan New
·      Selanjutnya pada bagian kanan working area akan ditampilkan menu pilihan New Document kemudian pilihlah Blank Document. Blank Dokumen di sini untuk dokumen kosong/baru, untuk lebih otomatis bisa Click Ctrl + N.
*   Membuka File (Open)
File yang telah dibuat sebelumnya dapat dibuka kembali untuk dilakukan perbaikan (edit), hanya untuk dilihat, atau hendak dicetak ke kertas (Print).  Untuk itu lakukan langkah berikut ini :
·      Click menu File selanjutnya click pada pilihan Open
·      Selanjutnya akan ditampilkan dialog open file dan pilihlah file yang akan dibuka lalu click tombol Open.
·      Maka file yang dipilih akan ditampilkan pada Work Area.
*   Layout Halaman (Page Layout)
Untuk menata tata letak halaman dapat dilakukan seting halaman baik sebelum mulai mengetikkan naskah maupun setelah naskah yang dimaksud sudah ada.  Seting halaman dapat dilakukan untuk mengatur Ukuran Kertas, Orientasi Kertas, Margin Halaman, Ukuran Header dan Footer.
Dialog Page Setup terdiri atas beberapa pilihan antara lain :
·      Margins                        : menentukan batas halaman
·      Top                    : Batas atas (jarak antara ujung atas kertas dengan baris pertama  naskah yang tercetak).
·      Bottom              : Batas bawah (jarak antara ujung bawah kertas dengan baris terakhir naskah yang tercetak).
·      Left                    : Batas kiri (jarak antara tepi kiri kertas dengan huruf pertama dari teks paling kiri yang tercetak).
·      Right                 : Batas kanan (jarak antara tepi kanan kertas dengan huruf terakhir dari teks paling kanan yang tercetak).
·      Gutter                : Batas halaman (jarak ujung kertas dengan teks halaman tempat pengetikan).
·      Gutter position            : Pilihan batas halaman yang diinginkan (umumnya terdiri dari atas dan kiri).
Orientation adalah seting layout  kertas
·      Portrait              : Naskah dicetak dengan layout kertas tegak.
·      Landscape       : Naskah dicetak dengan layout kertas mendatar.
·      Paper                : Menentukan ukuran kertas
·      Paper Size : Ukuran kertas (Kuarto/Letter, Folio/Legal, A4, dan lainnya)
·      Weith    : Ukuran lebar kertas sesuai dengan jenis ukuran kertas yang dipilih pada Paper Size.
·      Height   : Ukuran tinggi kertas sesuai dengan jenis ukuran kertas yang dipilih pada Paper Size
*   Menyimpan File (Save)
Langkah-langkah menyimpan file :
·      Click menu File, lalu click menu Save.
·      Selanjutnya ditampilkan kotak dialog save.
·      Tentukan lokasi tempat menyimpan data dengan memilih drive dan direktori
·      Tulis nama file pada lokasi media penyimpanan yang diinginkan.
·      Untuk lebih otomatis bisa Click Ctrl + S
*   Menutup File (Close)
·      Untuk lebih otomatis bisa langsung Click Close di ujung sebelah kanan (x).
·      Click menu File dan click pada menu Close.
*   Pengaturan Huruf (Font)
Penampilan huruf-huruf dapat diatur menjadi sesuatu yang menarik dengan memberikan format sesuai selera.  Jenis format huruf meliputi :
·      Pengaturan jenis huruf : Arial, Times New Roman, Tahoma, Monotype Corsiva, dll
·      Font Style : Reguler (biasa), Bold (tebal), Italic (miring), Bold-Italic (miring-tebal)
·      Font Size (ukuran huruf) : 10pt, 12pt, 14,pt, 16pt, dst.  [ukuran normal 12pt]
·      Underline (garis bawah) : Single, Double, Word Only, dll
·      Font Color : Warna huruf (hasil cetak hanya berefek pada printer berwarna)
*   Format Paragraf
Teks akan dianggap satu paragraph bila diakhiri dengan menekan tombol enter.  Format pada paragraph meliputi :
*) Indentation : Indentasi Paragraph
Left             : Batas kiri paragraph menjorok ke dalam 
Right          : Batas kanan paragraph lebih masuk ke dalam
First Line  : Baris pertama sebuah paragraph menjorok ke dalam
Hanging   : Baris kedua dan seterusnya menjorok ke dalam
*) Spacing : Batas antar Paragraph
Line Spacing       : Spasi/jarak antar baris dalam sebuah paragraph (single/1 spasi, Double /      1½ spasi, 2 spasi)
Before                 : Jarak antara baris pertama paragraph dengan baris terakhir dari paragraph sebelumnya.
After                    : Jarak antara baris terakhir paragraph dengan baris pertama dari paragraph berikutnya/dibawahnya.
*) Alignment : Perataan paragraph
Left              : Paragraph diatur rata kiri
Right           : Paragraph diatur rata kanan
Center        : Paragraph diatur rata ditengah (sentris)
Justified     : Paragraph diatur rata kiri dan kanan
*   Bullets dan Numbering
Bullets : Poin-poin ulasan disajikan dalam bentuk lambang/simbol
Numbering : Poin-poin ulasan disajikan dalam bentuk nomor-nomor
Contoh :
Cara memberikan Bullets atau Numbering sebagai berikut :
·      Tempatkan kursor pada posisi yang akan diberikan bullet atau number
·      Menampilkan dialog bullet atau number
       Cara 1. : Pilih menu Format, click pada menu Bullets and Numbering
       Cara 2. : Click pada toolbar Bullets atau Toolbar Numbering
·      Selanjutnya akan ditayangkan kotak dialog
·      Pilihlah jenis bullet atau jenis penomoran yang dikehendaki dengan cara meng-click gambar-gambar yang disajikan
·      Click tombol OK bila sudah selesai
·      Bila pada Work Area telah tampil lambang bullet atau nomor, anda bisa langsung mengetikkan teks yang dimaksud, jika sudah selesai tekan tombol enter.
*   Menyisipkan Character Simbol
Beberapa character khusus yang tidak terdapat pada keyboard seperti a b m p q d dan lain-lain dapat disisipkan dengan cara :
·      Click menu Insert, lalu click pada menu Symbol
·      Pada dialog symbol pilih character yang ingin disisipkan
·      Bila character yang dimaksud tidak nampak pada layar, anda dapat memilih font lainnya yang mengandung character yang dimaksud
·      Click tombol Insert dan click tombol Close
*   Mencetak Dokumen (Print)
Untuk mencetak naskah yang telah dibuat dapat dilakukan langkah berikut :
·      Click menu File kemudian click menu Print
·      Tentukan jenis printer, halaman yang akan dicetak, banyaknya pencetakkan
-     All : mencetak semua halaman
-     Current Page : Mencetak hanya satu halaman yang sedang tampil
-     Range : Menentukan beberapa halaman yang dicetak
*   Grafik (Chart)
Langkah membuat Grafik :
·      Tempatkan kursor pada posisi dimana grafik akan diletakkan
·      Click menu Insert, lalu sorot menu Picture dan click pada menu Chart
·      Selanjutnya akan ditampilkan view grafik dan data set
·      View grafik : tampilan grafik yang dibuat
·      Data set : tempat menuliskan data untuk membuat grafik
·      Pada tabel data set tulislah data yang akan dibuatkan grafiknya, perhatikan bahwa grafik secara otomatis akan berubah sesuai data yang dituliskan
·      Untuk mengubah tipe grafik, pilihlah menu Chart dan pilih Chart Type
·      Sedangkan untuk membuat Title dan Legend pilih menu Chart dan pilih menu Chart Options, lalu click pada Chart Title atau Legend.
·      Bila sudah selesai, click mouse pada work area selain pada posisi grafik
Memperbaiki grafik yang sudah dibuat :
·      Double click pada grafik yang dimaksud
·      Maka akan ditampilkan view grafik dan data set
·      Lakukan perbaikan seperlunya
·      Bila selesai click mouse pada posisi di luar grafik
*   Shape
Langkah-langkah membuat shape :
·    Click pada toolbar AutoShapes yang berada pada bagian bawah, selanjutnya akan ditampilkan pilihan-pilihan kelompok Shapes
·    Sorotlah kelompok shape tersebut dan akan ditampilkan gambar-gambar shape yang masuk dalam kelompok tersebut
·    Pilihlah gambar yang diinginkan dengan cara meng-click gambar tersebut
·    Lalu arahkan mouse pada Work Area dimana shape tersebut akan ditempatkan
·    Hold click dan geser mouse hingga mendapatkan shape sesuai ukuran yang dibutuhkan
Cara membuat teks pada shape :
·    Lakukan click kanan (menekan tombol kanan pada mouse) pada shape yang dimaksud
·    Selanjutnya akan ditampilkan popup menu disebelah gambar shape
·    Click pada pilihan Add Text
·    Tulislah teks pada posisi kursor yang berada di dalam shape
*   MengCopy Data
Blok data yang akan di Copy untuk lebih otomatis Click Ctrl + C